Kuswara : Persib Belum Perlu Dievaluasi
Mendapat kritikan setelah ditahan imbang PSAP Sigli
Penulis : Ari Syahril Ramadhan
Dibaca : 2808 | Komentar: 11
Minggu, 8 Januari 2012 | 18:16 WIB
print Cetak | [-] Text [+]
PERSIB VS PSAP
PERSIBHOLIC/ADAM HUSEIN
Skuad Persib saat menghadapi PSAP Sigli.

PT. Persib Bandung Bermartabat selaku pemilik tim Persib Bandung mengaku belum merasa perlu untuk mengevaluasi performa yang ditunjukan Persib pasca menjalani lima laga dalam Kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2011/2012.

Saat ini PT. PBB menilai performa yang ditunjukan tim berjuluk Maung Bandung tersebut masih berada dalam jalur yang diinginkan. Selain itu PT. PBB juga telah menyerahkan kewenangan menjalankan roda organisasi terhadap manajemen tim.

“PT. PBB belum merasa perlu untuk melakukan evaluasi terhadap tim Persib. Memang nanti ada waktunya, tapi sekarag belum,” ujar Komisaris PT. PBB, Kuswara S. Taryono ketika dihubungi Persibholic.com, Minggu pagi (8/1/2012).

Kuswara menuturkan, jajaran Direksi dan Komisaris PT. PBB memang sering melakukan komunikasi dengan pihak manajemen tim. Namun hal itu hanya sebatas komunikasi untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan tim Persib Bandung. Sedangkan mengenai evaluasi terhadap performa pemain dan tim secara keseluruhan merupakan kewenangan Manajemen Persib yang digawangi Umuh Muchtar.

“Itu kewenangan Manajemen Persib yang mengevaluasi,” ujarnya.

Kuswara memaparkan bahwa saat ini terdapat dua manajemen dalam tubuh Persib Bandung. Pertama adalah manajemen perusahaan yang direpresentasikan oleh direksi dan komisaris. Sedangkan manajemen yang kedua adalah manajemen tim yang memiliki kewenangan di ranah tim.

Ketika disinggung mengenai usulan sejumlah pihak agar persib segera melakukan evaluasi menyeluruh mengenai performa pemain, pelatih hingga performa tim secara keseluruhan, Kuswara kembali menyerahkanya kepada Manajemen Persib. Menurutnya, Manajemen Persib lebih mengetahui apa yang terbaik untuk tim Persib Bandung.

“Biar manajemen tim yang melakukan evaluasi,” ujarnya.

Sebelumnya, beberapa pengamat sepak bola Bandung menyarankan agar Persib melakukan evaluasi terhadap pemain, pelatih hingga performa yang telah ditunjukan tim berjuluk Maung Bandung tersebut selama menjalani 5 laga ISL.

Salah satu pengamat yang menyuarakan agar Persib segera melakukan evaluasi adalah mantan pemain sekaligus mantan pelatih Persib, Risnandar Soendoro. Menurunya, Persib harus segera melakukan evaluasi agar bisa menunjukan performa yang lebih baik di laga-laga selanjutnya.

“Seperti lawan PSAP Sigli kemarin (5/1/2012), pemain seperti kurang gereget. Tapi buka hanya pemain yang perlu dievaluasi, melainkan keseluruhan tim,” ujar Risnandar kepada wartawan di Kantor Sekretariat PSSI Pengcab Kota Bandung, Jumat (6/1/2012) lalu. (Ari Syahril Ramadhan)

AddThis Social Bookmark Button
1 dari 3 Halaman Komentar | Selanjutnya » Akhir ›
  • can mah nanaon geus rek di evaluasi keun we heula atuh, pan nanaon ge kudu di dalami heula meureun. rek siga musim kamari ganti2 pelatih kitu.da moal aya nu instant atuh nanaon ge perlu waktu. tonk didenge lah saran nu kira2 ngancurkeun mah. ceuk paribasana datang ti mantan persib oge eta mah saran lantaran maneh na hayang unjuuk gigi atau teu kabagean posisi
    Komentar Oleh: sobandi | Senin, 9 Januari 2012 | 14:47 WIB
  • ah risnandar sok tau aja, dia jga waktu jadi pelatih persib gk ngasih kontribusi lebih. contonya dia di turunkan lagi.
    Komentar Oleh: omend | Senin, 9 Januari 2012 | 11:37 WIB
  • Memang pada sat ini permainan persib belum padu dan belum ada greget tap selama lima pertandingan belum terkalahkan, Kalao pa ris nandar mau mengepaluasi harusnya lihan ke belakang.
    Komentar Oleh: Asep.sayafarudin | Senin, 9 Januari 2012 | 10:51 WIB
  • kalo boleh usul... Persib memang harus dievaluasi, bagaiama kalo mulai saat ini persib berfikir jangka panjang dengan memaksimalkan para pemain muda-nya, cetak pemain bintang.. jangan beli pemain bintang, beli pemain muda yang punya motivasi tinggi jangan beli pemain tua karena pemain muda masih mempunyai waktu untuk berkembang.... trims
    Komentar Oleh: pecinta persib | Senin, 9 Januari 2012 | 01:26 WIB
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau bermaksud SARA.
Name
Email
Alamat
Komentar

Security Code
 
Nidji
Loading...
Loading...
Loading...