
PERMAINAN cepat dan menarik dua tim bertabur bintang, Persib Bandung kontra Mitra Kukar di stadion madya Aji Imbut, Tenggarong, Sabtu (14/1/2012) yang berkesudahan 3-0 untuk kemenagan tuan rumah kembali ternoda dengan keputusan wasit yang dinilai banyak merugikan Persib Bandung.
Menurut pelatih kiper Persib, Anwar Sanusi, konsentrasi anak asuhnya terganggu akibat keputusan wasit yang beberapa kali merugikan Maung Bandung.
“Pertandingan cukup menarik, dua tim bermain dengan luar biasa, saling menyerang, babak pertama Persib masih bisa bermain normal, tapi babak kedua konsen pemain terganggu dengan keputusan wasit yang sangat merugikan. Pemain emosinya tidak terkendali” ungkap Awar dihadapan para wartawan usai pertandingan.
Menurut eks penjaga gawang Maung Bandung era 90an ini, gol kedua Mitra Kukar seharusnya tidak disahkan oleh wasit karena adanya gangguan dari Marcus Bent kepada penjaga gawang Persib, Jendry Pitoy.
“Gol kedua kiper itu punya kelebihan, harus dilindungi, kontek body sedikit saja seharusnya sudah pelanggaran. Saya juga tidak mengerti kenapa wasit membiarkanya, ujar Anwar penuh tanya.
Tercatat ada dua keputusan wasit yang dinilai kontroversial, dengan mengangkat bendera tanda offside kepada Aliyudin dan mengsahkan gol kedua Mitra Kukar yang sbelumnya ada ganguan terhadap penjaga gawang Jendry Pitoy. ( Ari Syahril Ramadhan )
