Umuh Mempertanyakan Keputusan Mamic
Penulis : Ari Syahril Ramadhan
Dibaca : 3130 | Komentar: 42
Minggu, 15 Januari 2012 | 11:34 WIB
print Cetak | [-] Text [+]
Persib vs Mitra Kukar
PERSIBHOLIC/ADAM HUSEIN
Pemain Persib Tony Sucipto harus terpaksa di jegal oleh pemain Mitra Kukar Achmad Bustomi pada lanjutan laga Indonesia Super League 2011-2012 di Stadion Madya Aji Imbut, Tenggarong, Sabtu (14/1/2012).

TERLEPAS dari kepemimpinan wasit, Suwandi yang dinilai kontroversial, Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar memandang ada beberapa kesalahan taktik dan strategi yang diterapkan Persib saat menghadapi Mitra Kukar di Stadion Aji Imbut, Sabtu (14/1/2012).

Salah satu yang menjadi sorotan Umuh adalah pemilihan dan rotasi pemain yang dilakukan Pelatih Drago Mamic. Saat Jajang Sukmara ditarik keluar misalnya, Umuh lebih setuju jika posisi yang ditinggalkan Jajang diganti oleh M. Nasuha.

Umuh kurang setuju ketika Mamic lebih memilih untuk memsukan Budiawan yang berkarakter lebih menyerang untuk menggantikan Jajang. “Saya berpendapat, seharusnya ketika Jajang ditarik keluar, yang masuk menggantikanya itu Nasuha,” ujarnya.

Namun yang paling membuat Umuh kecewa adalah ketika Mamic menarik keluar Airlangga Sucipto dan memasukan Moses Sakyi. Menurutnya, Mamic seharusnya menggantikan Airlangga dengan Atep karena menilai bahwa Atep juga memiliki kemampuan untuk berperan di posisi striker.

“Airlangga keluar, seharusnya penggantinya Atep, bukanya Moses,” ungkap Umuh.

Umuh mengaku, sebenarnya tidak ingin mengintervensi kewenangan Mamic. Namun, performa Moses yang masih diragukanya membuat Umuh kecewa dengan keputusan rotasi tersebut.

“Bukanya saya mau ikut campur kewenangan pelatih, silahkan saja. Cuma saya bilang riskan, belum percaya kalau Moses dimainkan,” pungkasnya.(Ari Syahril Ramadhan)

AddThis Social Bookmark Button
1 dari 11 Halaman Komentar | Selanjutnya » Akhir ›
  • Pak HAJI punten kalo bukan intervensi kenapa mesti di buka di publik,,, mungkin pa haji bisa diskusi dan HANYA BERTANYA saja bukan intervensi secara langsung tanpa harus cerita disini,,, jangan bikin pelatih jadi ga betah,,,, saya lihat dampaknya cukup positif koq dengan adnya Coach Mamic... Mari Dewasakan semua kalangan termasuk bobotoh dan ofisial supaya kita benar benar SIAP jadi juara...
    Komentar Oleh: deni | Selasa, 17 Januari 2012 | 12:34 WIB
  • pak kumis tong seur intervensi ka pelatih keun weh pelatih nu ngatuir mah, lamun selama ieu manajemen terus ikut campur kana urusan pelatih dijamin 1000% persib moal jadi jawara ISL 2011-2012. Beri kebebasan bagi Coach mamic, untuk melakukanyang terbaik.
    Komentar Oleh: Abah gaul | Senin, 16 Januari 2012 | 13:21 WIB
  • tong loba omong lah pa umuh. geus prcya we ka pelatih, jiga nu baleug wae atuh ngamanajeran persib teh uy. manajer abal2. beri kepercayaan mamic n dukung!
    Komentar Oleh: bobotoh | Senin, 16 Januari 2012 | 12:27 WIB
  • lha yg jadi pelatih siapa?????
    Komentar Oleh: abah | Senin, 16 Januari 2012 | 12:15 WIB
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau bermaksud SARA.
Name
Email
Alamat
Komentar

Security Code
 
Nidji
Loading...
Loading...
Loading...