
KARTU merah yang diterima Moses Sakyi pada menit 61 setelah menerima kartu kuning kedua diakui Drago Mamic sudah cukup membuyarkan keseimbangan bermain pasukan Maung Bandung.
Apalagi menurut Mamic, striker asal Ghana itu bisa dikatakan sebagai pemain terbaik pada pertandingan ini dan wajar jika Mamic dibuat meradang setelah Moses diusir wasit.
Pada pertandingan ini Moses memang bermain cukup baik. Pergerakannya membuka ruang bagi M. Ilham untuk mencetak gol yang menyamakan kedudukan pada menit 21.
“Kita tidak bisa bermain tanpa pemain terbaik kita Moses Sakyi. Maka permainan sudah selesai ketika Moses menerima kartu merah,” ujar Mamic.
Terlepas dari semua itu, Mamic menyatakan cukup senang dengan tensi tinggi yang tersaji pada laga yang berbuah tiga kartu merah ini.
“Saya sangat senang melihat pertandingan kedua tim tadi. Secara keseluruhan permainan tadi cukup kompetitif dan bagus,” terang Mamic.
“Dan hanya ada satu hal kecil yang bisa menentukan kemenangan. Selamat kepada Persisam atas dua golnya. Kami hanya bisa mencetak satu gol,” tandasnya.(Ari Syahril Ramadhan)
