Persib vs Persija, Dulu Kawan Kini Lawan
Penulis : Ziyan M Nasyith
Dibaca : 2390 | Komentar: -3
Jumat, 27 Januari 2012 | 08:01 WIB
print Cetak | [-] Text [+]
PERSIB vs PSPS
PERSIBHOLIC/ADAM HUSEIN

PARTAI panas akan tersaji di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (29/1/2012) nanti saat Persib Bandung berjumpa salah satu seteru utamanya, Persija Jakarta.

Laga kedua tim selama ini memang kerap menyedot perhatian publik dan sering menghadirkan drama-drama menarik didalam maupun diluar lapangan.

Bagi sejumlah pemain di kedua tim, partai big match Indonesia Super League (ISL) pekan ini akan terasa lebih emosional, sebab ada beberapa pemain yang dulu membela masing-masing tim tapi musim ini jadi lawan.

Dibandingkan Persija materi skuad Maung Bandung, memiliki lebih banyak eks pemain dari kubu lawan. Tercatat ada 8 pemain yang pernah berkostum oranye Persija.

Diantaranya Atep, Jendry Pitoy, Abanda Herman, M. Nasuha, Tony Sucipto, M. Ilham, Aliyudin dan Sigit Hermawan. Di kubu Persija ada nama Rachmat Affandi yang musim lalu berkostum Maung Bandung.

Meski belum sempat membela Persib, namun sosok playmaker asal Argentina, Robertino Pugliara pun sedikit memiliki hubungan emosional dengan Maung Bandung.

Pugliara pada paruh musim Liga Indonesia XIII musim 2007/2008 pernah menjalani tes dan seleksi di Persib saat masih diarsiteki Pelatih asal Moldova Arcan Iurie.

Namun, Pugliara akhirnya ditolak Iurie yang lebih memilih gelandang asal Rumania, Leontin Chitescu kendati kabarnya staf teknis dan kepelatihan yang membantu Iurie kala itu, lebih suka merekomendasikan Pugliara untuk direkrut dibandingkan Leo yang secara keseluruhan tak memberikan kontribusi maksimal.

Terlepas dari itu, banyaknya para pemain eks Macan Kemayoran yang kini menghuni Maung Bandung, secara teori atau diatas kertas Persib seharusnya bisa mengalahkan Persija pada pertemuan kali ini. Dengan asumsi kehadiran para mantan pemain Persija ini bisa menjadi senjata bagi Persib untuk mempelajari karakter permainan Persija.

Namun, sepak bola tetap bicara soal kerja keras dan mentalitas yang kuat untuk menguasai kondisi di atas lapangan. Persija punya bekal dan sudah membuktikan diri kerap bisa menghadapi tekanan deras dari bobotoh.

Musim lalu Macan Kemayoran membuktikannya lewat kemenangan tipis 3-2 dalam duel yang cukup ketat di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, 18 Maret 2011.(Ziyan M Nasyith)

AddThis Social Bookmark Button
1 dari 1 Halaman Komentar | 
  • semoga kedua tim bermain secara sportif, tidak ada baku hantam, sukses buat keduanya!!!!
    Komentar Oleh: amalia | Jumat, 27 Januari 2012 | 11:27 WIB
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau bermaksud SARA.
Name
Email
Alamat
Komentar

Security Code
 
Nidji
Loading...
Loading...
Loading...